Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Fiqh Puasa

Fiqih puasa..... Bagi manusia mengeluarkan gas dari jalan belakang adalah hal yang biasa. Peristiwa itu disebut dengan kentut.  Penyebabnya pun beragam, bisa dikarenakan terlalu banyak makan, atau sakit perut. Mengeluarkan kentut saat puasa adalah tidak membatalkan puasa. Tetapi bagaimana jika ia mengeluarkannya dalam air, batalkah puasanya? Syekh Zainuddin al Malibari di dalam kitab Fathul Mu’in menyebutkan ويفطر بدخول عين وان قلت الى ما يسمى جوفا اى جوف من مر كباطن اذن واخليل وهو مخرج البول ولبن “Dan puasa batal disebabkan masuknya sesuatu benda ...

BAJU HARI RAYA HASAN DAN HUSEIN

Suatu ketika.... Hari raya tinggal menghitung hari Hasan dan Husein bersedih karena mereka belum memiliki pakaian baru menjelang hari raya. Rumah tangga sayyidah Fatimah RA dan sayyidina Ali bin Abi Thalib tidak seperti sahabat-sahabat yang lain. Mereka termasuk barisan keluarga yang miskin kala itu, Sekalipun mereka  keluarga Rasulullah ﷺ Kesedihan Hasan dan Husein bertambah ketika melihat teman-teman seusia mereka di seluruh penjuru Madinah sudah memiliki pakaian baru untuk menyambut hari raya. Mereka pun tak tahan lagi untuk menahan kesedihannya hingga mereka pun akhirnya memberanikan diri untuk bertanya, “Wahai, Ibu....! Anak-anak di Madinah telah dihiasi dengan pakaian hari raya kecuali kami, mengapa ibu tidak menghiasi kami...?,” kata Hasan dan Husein. Fatimah pun hanya mampu menjawab: “Sesungguhnya pakaian kalian masih di tukang jahit...” katanya. Inilah Jawaban yang selalu diberikan Fatimah setiap hari ketika Hasan dan Husein kemba...

Wafatnya Rasulullah SAW

PESAN RASULULLAH SEBELUM BELIAU WAFAT Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasih-Ku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW. Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagia...